25 Tempat Wisata Di Jakarta Yang Hits dan Anti Mainstream

Tempat wisata di Jakarta banyak dicari untuk mengisi hari libur baik bagi para warga Jakarta maupun para wisatawan yang ingin menjelajah kota metropolitan ini.

Jakarta merupakan Ibu Kota Negara Indonesia dan juga menjadi kota metropolitan terbesar di Indonesia. Sekaligus memiliki jumlah penduduk yang paling banyak di Indonesia.

Banyaknya warga luar daerah yang menjadikan Kota Jakarta sebagai kota tujuan wang wajib dikunjungi. Selain sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta juga memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata terkenal yang ada di Jakarta.

Taman Impian Jaya Ancol 

Saat kamu berkunjung ke Jakarta dan ingin mencari tempat wisata yang menarik, Taman Impian Jaya Ancol ini dapat menjadi salah satu referensi yang cocok untuk berlibur bersama keluarga. Tempat wisata yang satu ini selalu ramai pengunjung, baik wisatawan dalam kota maupun luar kota. 

Bahkan wisatawan asing juga kerap terlihat di tempat wisata ini. Tempat wisata ini merupakan taman rekreasi tematik terbesar dan terlengkap di Indonesia. Berbagai macam atraksi dan wahana permainan seru berkelas dunia, seperti taman bermain, wisata air, hingga eco park juga dihadirkan di Taman Impian Jaya Ancol.

Di tempat ini memiliki banyak sekali objek wisata yang bisa kamu nikmati. Seperti Sea World, Dufan, Gelanggang Samudera, Atlantis Water Adventure dan masih banyak lagi yang lainnya. Beberapa objek wisata tersebut merupakan brand wisata yang telah dikembangkan oleh Taman Impian Jaya Ancol dengan berbagai wahana seru di dalamnya. 

Disajikan berdasar konsep Life Recreation, dan juga melalui hiburan berkualitas yang berunsur seni, budaya, dan pengetahuan. Selain itu di Taman Impian Jaya Ancol ini juga telah tersedia berbagai fasilitas lengkap seperti food court, restoran, dermaga, jogging track, resort tepi pantai hingga pusat perbelanjaan mewah.

Taman Impian Jaya Ancol ini berlokasi di Jalan Lodan Timur No.7, RW.10, Kelurahan Ancol, Kec. Pademangan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta. Buka setiap hari selama 24 jam dengan tiket masuk mulai dari Rp.25.000 dan harga bervariatif.

Monumen Nasional (Monas)

Tempat wisata yang satu ini merupakan Landmark dari kota Jakarta yaitu Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan nama Monas. Dibangunnya Tugu Monas dengan tinggi 132 meter ini adalah untuk mengenang perjuangan dan perlawanan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Tugu Monas mulai dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961 dimasa pemerintahan presiden Soekarno, kemudian pada tanggal 12 Juli 1975 secara resmi mulai dibuka untuk umum.

Adanya mahkota lidah api berlapis emas pada Tugu Monas melambangkan semangat perjuangan yang membara. Selanjutnya di bagian dasar monumen terdapat juga Museum Sejarah Nasional Indonesia. Dengan memiliki luas 80 x 80 meter, ruangan ini dapat menampung pengunjung sebanyak 500 orang. 

Di ruangan ini kamu juga akan melihat perjalanan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Order Baru melalui 48 diorama yang ditampilkan. Selain itu pada Monumen Nasional ini juga memiliki berbagai area seperti Relief Sejarah Indonesia, Ruang Kemerdekaan, dan puncaknya berupa pelataran dan api kemerdekaan.

Untuk lokasi Monumen Nasional ini sangat strategis, yaitu berada di tengah Lapangan Medan Merdeka, daerah Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Buka setiap hari jam 08.00 pagi sampai jam 10.00 malam, dengan harga tiket masuk mulai Rp.10.000 untuk anak-anak, sampai Rp.20.000 untuk dewasa.

Taman Mini Indonesia Indah

Berikutnya ada tempat wisata yang sudah tak asing lagi kita dengar namanya, yaitu Taman Mini Indonesia Indah atau biasa disebut TMII. Tempat wisata ini ditunjuk sebagai salah satu icon pariwisata edukatif yang menyenangkan dan paling banyak dikunjungi baik wisatawan dalam kota, luar kota bahkan mancanegara. 

Selain berwisata di TMII ini kalian juga akan banyak mendapatkan edukasi  bersama keluarga. Tentunya banyak hal menarik dan unik yang membuat Taman Mini Indonesia Indah ini berbeda dari tempat wisata lainnya. Karena di tengah-tengah taman tersebut ada danau yang mana di tengah danau terdapat gugusan miniatur kepulauan Indonesia. 

Di sini kalian juga dapat melihat anjungan-anjungan berupa rumah adat dari tiap Provinsi yang ada di Indonesia, taman, museum, dan gedung teater. Beberapa fasilitas lain seperti kereta gantung, kolam renang serta istana anak-anak juga telah disediakan disini. Kalian juga bisa menjajal wahana permainan yang ada seperti bioskop 4 dimensi, taman dinosaurus dan masih banyak lagi yang lainnya.

Taman Mini Indonesia Indah ini beralamat di desa Ceger, Kec.Cipayung, Kota Jakarta Timur. Sedangkan untuk tiket masuk sangatlah terjangkau yaitu seharga Rp.10.000. per orang saja. Tetapi kalian harus membayar tiket lagi untuk dapat menikmati fasilitas dan wahana-wahana lainnya yang ada di dalam.

Kota Tua

kota tua jakarta

Untuk kalian yang ingin merasakan wisata dengan suasana “tempoe doloe” dan minim biaya, wisata Kawasan Kota Tua adalah tempatnya. Kota Tua yang juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama atau dengan nama lain Oud Batavia, adalah sebuah wilayah kecil yang melintasi daerah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Di kawasan Kota Tua Jakarta terdapat bangunan-bangunan tua peninggalan penjajahan Belanda dengan gaya arsitektur khas Belanda yang unik dan sarat akan nilai sejarah pada setiap bangunan yang dihadirkannya. Sampai saat ini Pemerintah Kota Jakarta masih mempertahankan kondisi bangunan sebagaimana aslinya dan melakukan perbaikan. 

Di tengah-tengah kawasan ini terdapat area terbuka yang di setiap akhir pekan selalu dijadikan tempat kegiatan seni dan budaya. Di kawasan ini juga terdapat banyak sekali tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah yang wajib kamu kunjungi, seperti Museum Fatahilah, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Petak Sembilan.

Selain itu kamu juga dapat menikmati berbagai macam kuliner yang ada. Yang sudah pasti rasanya enak dan tidak perlu diragukan lagi. Ada salah satu jajanan khas Betawi yang sudah terkenal yaitu kerak telor. 

Selain kerak telor kamu juga akan menemukan makanan lainnya seperti soto betawi, gado-gado, es selendang mayang dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk masuk kawasan ini kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tiket masuk, tetapi akan ada biaya tersendiri kalau kamu mau masuk ke dalam museum atau naik sepeda ontel. Lokasi kawasan wisata Kota Tua ini berada di Jl. Taman Fatahillah No.1, RT.7/RW.7, Kec. Pinangsia.

Masjid Istiqlal

Di Jakarta kamu juga bisa melakukan wisata religi loh. Kali ini kamu bisa mengunjungi Masjid yang pastinya  sudah sangat terkenal yaitu Masjid Istiqlal, yang menjadi masjid kebanggaan warga Jakarta. Dalam sebuah penilaian tingkat internasional, dalam keterangannya menyatakan bahwa Masjid Istiqlal ini adalah masjid terbesar se-Asia Tenggara. 

Dan gaya arsitektur yang dimiliki Masjid Istiqlal ini adalah Islam modern Internasional, yang menggunakan bentuk-bentuk geometri sederhana dan juga kubah bola besar yang berukuran raksasa. 

Desainnya yang sangat unik ini karena menggabungkan antara arsitektur di Indonesia, Timur Tengah dan juga Eropa. Uniknya lagi, rancang bangun dari Masjid Istiqlal ini di arsiteki oleh penganut agama Kristen Protestan yaitu Frederich Silaban.

Disini kamu bisa beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitektur Masjid Istiqlal di setiap sudutnya yang akan membuat kamu berdecak kagum. Masjid ini mampu menampung hingga 200.000 jamaah. 

Di Masjid Istiqlal ini pun sering dikunjungi oleh tamu-tamu negara dari luar negri, contohnya seperti Barack Obama dan Raja Salman. Bahkan tidak hanya untuk tempat ibadah, masjid ini juga menjadi objek wisata religi, pusat aktivitas syiar islam, serta pusat pendidikan. 

Jadi di Masjid Istiqlal ini tak hanya ramai pada saat bulan suci Ramadhan saja, tapi juga di hari-hari biasa. Jika kamu ingin berkunjung ke Masjid Istiqlal ini lokasi nya berada di Jl.Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kepulauan Seribu

Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai keindahan serta kekayaan alam bahari yang menakjubkan. Ada banyak gugusan pulau yang masih termasuk dalam wilayah Provinsi Jakarta,  yang bisa dijadikan referensi wisata bahari bersama keluarga. Yaitu Kepulauan Seribu, menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. 

Yang dari namanya saja tentu kita sudah tahu bahwa terdapat banyak sekali pulau-pulau kecil yang indah akan laut dan pemandangannya. Beberapa pulau-pulau besar dan kecil yang menarik untuk dijelajahi seperti, Pulau Kelor, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan masih banyak lagi pulau yang lainnya. 

Menjelajahi dan bermalam di beberapa gugusan pulau yang ada di Kepulauan Seribu ini dijamin akan membuat pikiran segar kembali. Tentunya dengan dibekali keindahan alam serta fasilitas yang cukup memuaskan. 

Hal ini terbukti dengan selalu ada wisatawan yang berkunjung setiap harinya, bahkan akan ramai di hari libur atau akhir pekan. Kamu bisa menikmati indahnya kehidupan bawah laut dengan bersnorkling, serta merasakan pasir putih yang halus di pantai. Kepulauan Seribu ini  lokasi tepatnya berada di teluk Jakarta bagian Utara. 

Untuk menuju ke sini, kamu bisa berangkat dari Pelabuhan Marina atau Muara Angke. Saat ingin berwisata ke Kepulauan Seribu ini, disarankan untuk kamu mengambil paket tour karena lebih praktis dan murah.

Kebun Binatang Ragunan

Kebun binatang selalu menjadi pilihan tempat wisata yang cocok ketika berwisata bersama anak-anak. Salah satu kebun binatang yang terkenal di Jakarta yang bisa menjadi referensi liburan berikutnya adalah Kebun Binatang Ragunan. Disini selain dapat menikmati pemandangan berbagai macam satwa dan tumbuhan, juga bisa memberikan edukasi pada anak-anak. 

Karena berbagai macam koleksi satwa dan tumbuhan yang terdapat di kebun binatang ini terbilang cukup lengkap. Di Kebun Binatang Ragunan ini sendiri memiliki koleksi lebih dari 2000 ekor binatang yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen. Tidak hanya binatang saja yang ada di dalamnya, ada juga hutan tropis mini yang memiliki koleksi lebih dari 50.000 tumbuhan. 

Di Kebun Binatang Ragunan saat ini mempunyai Pusat Primata Schmutzer yang merupakan pusat pelestarian primata terbesar di dunia, hal ini diharapkan untuk bisa terus menarik para wisatawan. Untuk setiap akhir pekan atau hari libur nasional Kebun Binatang Ragunan rutin mengadakan berbagai macam atraksi binatang seperti menaiki gajah, tarian ular dan lain-lain, kegiatan ini tentunya menambah keseruan tersendiri bagi para pengunjung. 

Dengan area yang cukup luas, untuk dapat melihat sekeliling kebun ini kamu dapat menaiki kereta wisata yang sudah difasilitasi oleh Kebun Binatang Ragunan. Dengan biaya tiket masuk yang cukup murah yaitu Rp.3.000 untuk anak-anak dan Rp.4.000 untuk dewasa. Lokasi Kebun Binatang Ragunan ini berada di Jl.Harsono No.1, Kel. Ragunan, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Taman Ismail Marzuki

Bagi para pecinta seni dan budaya Indonesia, Taman Ismail Marzuki ini merupakan tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi. Karena Taman Ismail Marzuki telah menjadi sebuah pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Dari nama pencipta lagu terkenal Indonesia, Ismail Marzuki ini lah namanya dijadikan sebagai nama gedung ini. Taman Ismail Marzuki diresmikan pada tanggal 10 November 1968, oleh Gubernur Jakarta pada saat Bapak Ali Sadikin.

Di kawasan ini juga terdapat Institut Kesenian Jakarta dan Planetarium Jakarta. Selain itu Taman Ismail Marzuki memiliki koleksi enam teater modern, balai pameran, galeri, gedung arsip, dan sebuah bioskop. Beragam acara seni dan budaya sering dipertunjukkan secara rutin di pusat kesenian ini. 

Beberapa pertunjukan yang sering ditampilkan adalah seperti acara pentas teater, tari, wayang, musik, pemutaran film, dan pameran-pameran lainnya oleh para seniman. Dan semua pertunjukan yang ada beragam dari mulai bergaya tradisional hingga modern dan kontemporer. 

Dari tradisi asli Indonesia hingga luar negeri. Pastinya di pusat kesenian Taman Ismail Marzuki ini, semua bisa kamu dapatkan baik itu wisata entertainment, sejarah, budaya, seni dan rekreasi. Untuk jam operasional Taman Ismail Marzuki buka mulai dari hari selasa sampai hari minggu, dan hari senin libur. Sedangkan tiket masuknya kamu cukup membayar Rp.7.000 untuk anak-anak dan Rp.10.000 untuk orang dewasa. Beralamat di Jl. Cikini Raya, No.73, menteng, jakarta pusat, DKI Jakarta.

Museum Nasional Indonesia

Mengisi waktu libur bersama keluarga dengan mengunjungi museum juga sangat bermanfaat terutama untuk anak-anak. Kali ini kamu bisa mencoba mengunjungi Museum Nasional Indonesia atau lebih dikenal dengan nama Museum Gajah. Yang merupakan salah satu museum yang paling terkenal di Jakarta. 

Museum Nasional Indonesia merupakan sebuah museum sejarah, arkeologi, etnografi, dan geografi. Museum ini menyimpan banyak peninggalan bersejarah dan benda-benda kuno dari berbagai daerah di seluruh Nusantara. Kebanyakan koleksi di museum ini berupa prasasti, arca, barang-barang kerajinan dan artefak bersejarah. Berdasarkan catatan website Museum Nasional Republik Indonesia pada tahun 2001 tercatat memiliki 109.342 buah koleksi. Dari jumlah koleksi tersebutlah yang membuat Museum Nasional dikenal sebagai museum yang paling lengkap di Indonesia. 

Untuk koleksi yang terdapat di Museum Nasional ini sendiri banyak yang berasal dari hasil penggalian arkeolog, pemberian kolektor sejak masa Hindia Belanda dan juga dari pembelian. 

Bentuk edukasi yang bisa kamu dapatkan di museum ini tidak hanya dari koleksinya saja, namun juga terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan di sana. Adapun bentuk kegiatan  yang biasanya dilaksanakan di museum diantaranya adalah seminar, diskusi, pameran dengan tema khusus serta lokakarya.

Adanya kegiatan ini bukan cuma memperkaya pengetahuan, tapi juga akan memberikan kesan tersendiri bagi setiap pengunjung. Museum Nasional Indonesia ini buka setiap hari selasa – minggu jam 08.00–17.00, dan hari senin libur. Untuk tiket masuk hanya perlu membayar Rp.5.000 (dewasa) dan Rp.2.000 (anak-anak).

Museum Fatahillah

Museum Fatahillah merupakan salah satu tempat saksi bisu dari perjuangan bangsa Indonesia dalam memperebutkan kemerdekaan. Sebelum memiliki nama Fatahillah, dulunya museum ini bernama Museum Batavia. Pada masa penjajahan VOC di Indonesia museum ini digunakan sebagai tempat balai kota dan pengadilan. Yang dibangun pada tahun 1707-1710 dibawah pemerintahan Gubernur Jendral Johan van Hoorn. 

Barulah kemudian diresmikan oleh bapak Ali Sadikin sebagai Museum Fatahillah pada tanggal 30 Maret 1974. Di museum ini terdapat koleksi peninggalan sejarah yang cukup lengkap, seperti mebel antik dari abad ke-17 yang merupakan hasil penggalian, lukisan Gubernur Jendral VOC, dan meriam si Jagur yang cukup terkenal. Kamu juga akan menemukan koleksi lain mulai dari perjalanan sejarah Jakarta, kebudayaan betawi, serta replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran.

Museum Fatahillah ini memiliki gedung tiga lantai, di lantai pertama terdapat barang-barang peninggalan VOC. Di lantai ke dua, ruangan yang memiliki konsep desain Belanda ber isi beberapa benda peninggalan para bangsa Belanda. Dan di lantai ketiga merupakan ruang penjara bawah tanah yang dulunya digunakan pada zaman penjajahan Belanda. 

Untuk bisa masuk ke dalam museum, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp.5.000 saja. Museum yang masih berada di kawasan Kota Tua ini beralamat di Jl.Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Museum Bank Indonesia

tempat wisata di jakarta sejarah museum BI

Mendengar nama Bank indonesia tentu sudah tidak asing lagi kita dengar. Karena Bank ini merupakan bank sentral dimana mata uang Indonesia yaitu rupiah dicetak dan ditarik kembali. 

Dulunya gedung ini adalah sebuah Rumah Sakit Binnen Hospital. Tetapi seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, rumah sakit tersebut beralih fungsi menjadi bank. Informasi serta peran Bank Indonesia pada perjalanan sejarah bangsa juga tersaji di dalam museum ini. 

Dengan memanfaatkan teknologi modern dan multimedia seperti televisi plasma, display elektronik, dan diorama semua informasi tersaji dan disampaikan dengan lengkap. Di tempat ini kamu akan mendapat pengetahuan tentang sejarah perkembangan keuangan dan mata uang yang ada di Indonesia, sampai dengan asal mula uang diciptakan. Selain melihat koleksi mata uang Indonesia yang dipamerkan di museum ini, kamu juga akan menemukan berbagai macam koleksi mata uang dari negara lain.

Bukan hanya itu saja, kamu juga akan menemukan fakta serta koleksi benda bersejarah pada saat sebelum terbentuknya Bank Indonesia, yaitu di masa kerajaan-kerajaan Nusantara. Yaitu berupa koleksi uang numismatik dengan ditampilkan secara menarik. 

Museum Bank Indonesia ini dibuka setiap hari kecuali hari Senin dan hari libur nasional, dan untuk masuk ke museum biaya tiket yang harus dibayar adalah Rp.5.000 untuk umum dan gratis bagi pelajar/mahasiswa dengan menunjukkan kartu identitas. Sedangkan lokasinya berada di Jl.Lada No.3 RT.03/RW.06, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Museum Bahari

Tempat wisata yang satu ini juga tak bisa kamu lewatkan saat berkunjung di Jakarta. Karena Museum Bahari juga menjadi salah satu situs yang menyimpan banyak sejarah sekaligus saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia selama masa kemerdekaan. 

Sebelum digunakan sebagai museum, dulunya bangunan ini adalah kompleks gudang yang dibangun untuk menyimpan komoditas utama VOC yaitu rempah-rempah. Bisa dilihat bagaimana arsitektur bangunannya yang sangat klasik dan unik. Di museum ini, kamu akan melihat berbagai benda dan artefak terkait dengan dunia bahari di Indonesia. Ada juga koleksi tentang navigasi, teknologi pembuatan kapal, biota laut, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Bahkan selain itu, Museum Bahari juga menampilkan kemasyhuran pertahanan maritim yang ada di Nusantara. Koleksi yang terdapat di Museum Bahari Indonesia sendiri merupakan koleksi asli atau replika yang dibagi menjadi tujuh kategori dan ditempatkan dalam ruang yang berbeda. Salah satu yang menarik di Museum Bahari ini adalah koleksi perahu dan kapal tradisional Nusantara. 

Ada juga koleksi benda dari TNI AL, koleksi kartografi, tokoh-tokoh maritim Indonesia, hingga sejarah perjalanan mereka. Semua koleksi yang ada di sini bisa menambah wawasan kamu tentang sejarah pelayaran di Nusantara. Lokasi Museum Bahari ini beralamat di Jalan Pasar Ikan No.1, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta. Buka setiap hari kecuali Senin mulai dari pukul 09.00–15.00 dengan harga tiket masuk Rp.2.000 (anak-anak) dan Rp.5.000 (dewasa).

 

Museum MACAN (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara)

Di Jakarta memang ada banyak sekali museum, dan ada yang terbaru yaitu Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum ini memang termasuk dalam destinasi wisata terbaru yang baru dibuka pada bulan November 2017. Museum MACAN kini memiliki koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia dan Internasional, dan menjadi yang pertama dari seluruh museum yang ada di Indonesia. 

Dan museum ini telah dinobatkan menjadi salah satu dari 100 Tempat Terbaik Dunia 2018 yang dirilis oleh majalah Time. Bagi para pecinta seni disinilah tempatnya berbagai macam karya seni modern dan kontemporer yang dibuat oleh para seniman dunia. Sekitar 800 koleksi karya seni Indonesia dan kontemporer modern dari seluruh dunia ditampilkan di museum ini. 

Salah satu seniman yang menampilkan karyanya di Museum MACAN adalah Yayoi Kusama yang berasal dari Jepang, dengan karyanya yang bernama “Infinity Mirrored Room”. Selain itu ada juga seniman lain seperti Raden Saleh yang berasal dari Indonesia, Lee Mingwei, hingga Arahmaiani asal Amerika, yang memajang hasil karyanya di museum ini. 

Di museum ini tidak hanya terbatas pada lukisan saja yang mengandung seni kontemporer dan modern, tetapi juga menggunakan berbagai media, teknik, dan seni instalasi. Museum MACAN juga memiliki fasilitas yang bisa kamu nikmati seperti toko souvenir dan kedai kopi. Jika kamu ingin berkunjung ke museum MACAN ini lokasinya berada di Jl.Perjuangan No.5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Buka setiap hari dari pukul 10.00–16.00 kecuali hari Senin museum tutup. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp.80.000 sampai Rp.100.000.

Taman Wisata Alam Mangrove Angke

Walaupun di tengah hiruk pikuknya kota Jakarta terdapat juga kawasan wisata alam hutan Mangrove Angke. Obyek wisata ini merupakan salah satu kawasan konservasi alam yang berekosistem mangrove di areal tanah seluas sekitar 99.85 Ha. 

Sudah pasti dengan banyaknya hutan mangrove yang berada di area ini memberikan udara yang sejuk serta pemandangan yang hijau. Selain untuk mencegah erosi, hutan ini juga berfungsi sebagai wisata alam edukasi bagi para pengunjung untuk lebih mengenal tumbuhan mangrove serta penyelamatan lingkungan. 

Tak hanya menikmati pemandangan hijau hutan mangrove disini kamu juga akan menemui satwa-satwa liar yang tinggal di hutan mangrove ini, seperti biawak, kera dan bangau. Disini kamu juga bisa menikmati serunya naik perahu yang telah disediakan untuk mengelilingi hutan mangrove. 

Terdapat pula camp ground maupun villa yang disediakan untuk para pengunjung yang ingin menikmati suasana malam di tempat wisata yang sejuk nan asri ini. Taman wisata alam ini berada di kawasan Pantai Indah Kapuk, lebih tepatnya di Jl.Garden House RT.08/RW.01, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 18.00 dengan harga tiket masuk Rp.25.000 per orang.

Rumah Si Pitung

Bagi yang belum pernah mendengar nama Si Pitung, ia adalah seorang tokoh jawara legendaris dari Betawi. Atau banyak juga yang menyebutnya sebagai tokoh Robin Hoodnya Betawi. Namanya tersohor sebagai sosok pembela kaum tertindas dan keberaniannya melawan kompeni. 

Kamu bisa mengunjungi Rumah Si Pitung untuk dapat menelusuri jejak peninggalan sang jawara. Karena saat ini rumah Si Pitung menjadi tempat destinasi wisata yang memiliki budaya kuat serta sejarah yang kental di masyarakat Betawi. 

Rumah yang kini menjadi museum ini cocok sebagai sarana edukasi pembelajaran anak terkait ilmu pengetahuan, budaya, kesenian, dan adat istiadat. Rumah berbentuk panggung ini pun dilengkapi dengan replika perabot, lampu gantung kuno, patung dan pakaian adat Betawi. 

Di Setiap tahunnya juga selalu diadakan festival kesenian dan kebudayaan di rumah Si Pitung ini. Dan disetiap akhir pekannya juga selalu diadakan festival jajanan makanan khas betawi seperti kerak telor, es selendang mayang, bir pletok khas Betawi dan lain-lain.

Dari sedikit rumah panggung Betawi yang tersisa, Rumah Si Pitung ini menjadi salah satunya. Bangunan tersebut saat ini menjadi museum dan masuk dalam cagar Budaya Betawi. Dan rumah asli Betawi Pesisir ini diberi nama Rumah Si Pitung oleh lembaga dari Museum Nasional Indonesia. Obyek wisata ini berada di daerah Kampung Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Mulai buka pukul 08.00–17.00 dengan harga tiket masuk sebesar Rp.5.000 saja.

Waterbom PIK

Ada salah satu wahana air favorit di Jakarta yang juga bisa kamu coba kunjungi yaitu Waterbom PIK. Yang memiliki wahana wisata air bertaraf Internasional. Waterbom PIK ini adalah cabang dari waterbom pertama di Indonesia yang berada di Bali. Kemudian di tahun 2007 barulah mulai dibangun waterboom di Jakarta. 

Dan waterbom ini terkenal dengan istilah waterbom PIK adalah karena letaknya yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Keberadaannya yang juga dikelilingi oleh Perumahan Bukit Golf Mediterania di sebelah utara. 

Di waterbom ini memiliki banyak macam wahana air yang semuanya seru untuk dimainkan. Tidak hanya wahana permainan untuk orang dewasa, ada juga wahana permainan untuk anak-anak. Lokasi wisata waterbom PIK ini berada di Jl. Pantai Indah Kapuk No.1, RT 07/RW02, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara. Sedangkan harga tiketnya mulai dari Rp.150.000 – Rp.280.000 per orang sesuai dengan kriteria.

Kidzania

Tempat wisata yang berikutnya adalah sebuah taman rekreasi tematik yang dibuat untuk anak-anak yaitu Kidzania. Bagi yang sudah memiliki anak kecil atau adik, Kidzania adalah tempat yang cocok. 

Tempatnya berada di Pacific Palace Mall yang selalu ramai ketika akhir pekan. Tempat ini dirancang khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya dalam skala anak-anak. Lengkap dengan jalan raya dan berbagai fasilitas kota, yang mana tempat wisata ini mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan. 

Dikemas dengan sangat menyenangkan dan nyaman. Dimana anak-anak bisa bermain sambil mengenal profesi orang dewasa.

Di kawasan replika kota inilah anak-anak bisa memainkan peran sebagaimana profesi orang dewasa seperti polisi, pilot, dokter, ilmuwan, pemadam kebakaran dan sebagainya. Bahkan terdapat pula replika bangunan seperti rumah sakit hingga pabrik. Keunikan lainnya juga ada pada penggunaan mata uang yang berlaku di Kidzania yaitu KidZos. 

Mata uang ini menjadi perantara jual beli barang dan jasa oleh anak-anak di dalam Kidzania. Yang pasti di tempat ini banyak sekali pembelajaran yang diperoleh anak-anak saat bermain di Kidzania. Lokasi tempat wisata Kidzania ini berada di Jl. Jend. Sudirman No.52-53, RT.05/RW.03, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Harga tiketnya beragam mulai dari Rp.50.000 – Rp.250.000 sesuai dengan kriteria. Buka dari jam 09.00-16.00 WIB.

Setu Babakan

Tempat wisata yang satu ini merupakan sebuah kawasan kampung Betawi sekaligus cagar budaya yang bernama Setu Babakan. Yang memiliki wahana edukasi budaya betawi seperti pagelaran seni, tradisi, serta kuliner tradisional.  

Kampung Setu Babakan memang merupakan area yang diperuntukkan sebagai pelestarian dan warisan budaya asli Betawi. Kampung ini diresmikan pada tanggal 18 Agustus 2000 oleh gubernur DKI Jakarta waktu itu.

Di kampung Setu Babakan ini menghadirkan rumah-rumah khas Betawi dan berbagai macam fasilitas liburan yang lainnya. Di sini kamu dapat melihat tempat pembuatan kain batik khas Betawi. Yang diproduksi langsung oleh masyarakat sekitar, dengan motif dan karakter yang khas.

Di Setu Babakan ini juga terdapat danau buatan yang luas sekitar 30 hektar, pengunjung bisa menikmati semua wahana permainan air yang sudah disediakan oleh pihak pariwisata setempat. Ada juga berbagai macam kuliner khas Betawi yang sayang jika dilewatkan, seperti Soto Betawi, Kerak Telor, Kue Apem dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi sudah dapat dipastikan jika kamu mengelilingi kawasan kampung Setu Babakan ini, kamu akan mendapat banyak pengetahuan dan pengalaman yang tak terlupakan. 

Lokasi kampung Setu Babakan ini berada di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Buka setiap hari mulai dari jam 09.00-17.00 WIB, dengan harga tiket masuk sebesar Rp.2.000 untuk sepeda motor dan Rp.5.000 untuk mobil.

Museum Wayang

Kalau kamu ingin berwisata sambil belajar, museum bisa jadi pilihan objek wisata untuk dikunjungi. Di Jakarta terdapat banyak sekali museum, tentunya dengan menampilkan koleksi-koleksi unik  dan menarik. 

Salah satunya adalah museum Wayang. Dulunya bangunan museum ini adalah sebuah gereja dengan nama De Nieuw Hollandse Kerk pada masa Belanda. Setelah itu pada tanggal 13 Agustus 1975 museum Wayang baru diresmikan oleh gubernur Jakarta H. Ali Sadikin.

Museum ini memiliki banyak ragam koleksi wayang dari seluruh Indonesia. Sampai saat ini Museum Wayang telah memiliki koleksi lebih dari 4.000 wayang, yang terdiri dari wayang kulit, wayang golek, wayang kaca, topeng dan gamelan. Tentu saja setiap daerah di Indonesia memiliki budaya wayang tersendiri.  

Selain itu di museum ini terdapat juga koleksi wayang dan boneka yang berasal dari luar negeri, seperti Malaysia, Eropa, Thailand, Vietnam dan masih banyak lagi negara lainnya. Pagelaran wayang juga biasa diadakan di museum ini di setiap bulannya pada minggu kedua dan ketiga. 

Bahkan fakta lain yang harus kamu ketahui adalah wayang merupakan salah satu budaya Indonesia yang telah diakui oleh dunia melalui UNESCO. Dan juga sebagai warisan dunia yang layak dilestarikan. 

Untuk lokasi wisata museum wayang ini berada di Jl. Pintu Besar Utara No.27, Pinangsia, RT.03/RW.04, Kec. Tamansari, Jakarta Barat. Buka setiap hari kecuali hari Senin, mulai dari pukul 08.00-17.00 dengan tiket masuk sebesar Rp.3.000 – Rp.5.000 per orang.

Taman Situ Lembang

Saat ini kamu juga masih bisa menikmati pemandangan dan suasana alam yang sejuk di tengah kota Jakarta loh, tempat nya yaitu di Taman Kota Situ Lembang. Taman ini merupakan salah satu taman tertua yang ada di Kota Jakarta. 

Pemberian nama Situ Lembang juga memiliki arti yaitu Situ yang berarti danau air payau dan Lembang adalah nama yang diambil dari nama jalan yang berada di dekat taman kota ini. Seperti namanya, di tengah taman ini terdapat danau kecil yang berasal dari sumber air alam. 

Selain sebagai tempat wisata, danau ini juga menjadi waduk subsistem kali Cideng untuk menampung air dari sumber di sekitarnya. Berbagai fasilitas outdoor yang sangat seru juga ada di taman ini seperti trek lari, area pemancingan, hingga permainan anak. Sementara itu taman Situ Lembang yang letaknya berada di kawasan Menteng ini juga dikelilingi oleh perumahan elite. Disini kamu juga akan menemukan kawasan wisata kuliner yang menyajikan berbagai macam jajanan kaki lima bahkan makanan populer seperti Nasi Gila.

Taman Kota Situ Lembang ini berada di Jl. Lembang Terusan D-59, RT.06/RW.05, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat. Buka setiap harinya sampai dengan 24 jam dengan tanpa dipungut biaya masuk.

Museum Joang ‘45

Untuk berwisata sambil mempelajari sejarah kemerdekaan Indonesia, kamu bisa coba mengunjungi Museum Joang ’45. Museum ini dulunya merupakan bangunan hotel milik seorang berkebangsaan Belanda yang sudah lama tinggal di Batavia. 

Setelah kemerdekaan kemudian bangunannya diubah menjadi museum, yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1974 setelah dilakukan renovasi. Jejak perjuangan kemerdekaan RI dapat kita lihat di museum ini dengan adanya koleksi benda-benda peninggalan para pejuang Indonesia. 

Adapun koleksi yang dimiliki oleh museum ini antara lain seperti arsip-arsip dan dokumentasi, baik dalam bentuk foto, lukisan dan diorama yang menggambarkan perjuangan sekitar tahun 1945–1950-an. 

Beberapa tokoh perjuangan ditampilkan juga dalam bentuk patung-patung dada. Selain itu ada pula koleksi mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI pertama.

Karena Museum Joang ’45 ini terbuka untuk umum, disini terdapat beberapa aktivitas museum yang bisa kamu ikuti juga. Adapun aktivitas museum yang terus dikembangkan antara lain, seperti aktivitas Reguler yaitu pameran dan diskusi. Ada juga aktivitas Temporer yaitu pameran temporer dan pekan museum joang (Lomba Pidato, Puisi, Melukis, Lomba Sejarah dan Budaya). 

Museum ini juga memiliki beberapa fasilitas yang telah disediakan, ada ruang pameran, perpustakaan, bahkan ruang Bioskop yang menayangkan film-film dokumenter dan perjuangan. Museum ini berlokasi di Jl. Menteng Raya No.31, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Buka setiap hari kecuali senin mulai dari jam 09.00–16.00 dengan membayar tiket Rp.2.000-Rp.5.000 per orang sesuai kriteria.

Pecinan Glodok

Pecinan Glodok adalah merupakan sebuah kawasan yang dikenal sebagai Chinatown yang juga identik dengan pusat perdagangan. Pada masa dahulu kawasan Pecinan Glodok menjadi titik berkumpulnya bagi para etnis Tionghoa yang merantau. Di Pecinan Glodok ini kalian bisa melakukan perjalanan wisata kuliner maupun wisata belanja. Dan tempat ini menjadi pusat perdagangan elektronik hingga kuliner dengan cita rasa khas Tionghoa. Disini tidak hanya menjual makanan khas Tionghoa saja, tetapi ada juga jajan dan makanan lokal yang dijual. Beberapa kuliner berupa jajan tradisional yang menarik disini adalah kue kura-kura dan kue bulan.

Dominasi warna merah dan beberapa pernak pernik khas China sangat tampak di kawasan ini. Bahkan bangunan-bangunan disini juga sangat kental dengan tradisi Tionghoa. Jadi setiap sudut kawasan ini sangat cocok untuk dijadikan spot foto.Bahkan tempat ini juga sering dijadikan tempat foto prewedding di Jakarta. 

Kamu juga akan menemui vihara dan klenteng besar yang menjadi pusat tempat ibadah orang Tionghoa. Dan Pecinan Glodok Jakarta adalah pecinan terbesar di Indonesia yang juga menjadi salah satu mesin penggerak roda ekonomi Jakarta sejak dulu hingga sekarang. Lokasi Pecinan Glodok ini berada di Jl. Kemenangan III Petak Sembilan No. 19, RT.03/RW.02, Glodok, Kota Jakarta. Jam operasional mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 12 malam.

Planetarium Jakarta

Planetarium Jakarta wisata edukasi di jakarta

Jika kamu tertarik dengan dunia astronomi, kamu bisa mengunjungi Planetarium Jakarta. Karena Planetarium Jakarta merupakan sarana wisata pendidikan yang menyajikan pertunjukan atau peragaan simulasi perbintangan atau benda-benda langit. Selain ilmu astronomi, disini kamu juga akan diperkenalkan konsep alam semesta dan hubungannya dengan kehidupan. 

Di Planetarium Jakarta ini memiliki tiga ruang pengamatan dan ruang pameran benda-benda luar angkasa dalam bentuk gambar dan foto yang disertai keterangan lengkap. 

Pameran mengenai teori-teori pembentukan galaksi disertai pengenalan tokoh-tokoh dibalik munculnya teori juga ditampilkan di tempat ini. Untuk pengamatan benda-benda langit dapat  dilakukan menggunakan beberapa jenis teleskop. Ada juga pajangan baju antariksa yang digunakan saat mengarungi angkasa, termasuk pada saat mendarat di bulan. Turut dipamerkan juga beberapa peralatan lain untuk pengamatan antariksa.  

Di Planetarium kamu juga bisa melihat miniatur tata surya, rasi bintang, dan pertunjukkan tentang luar angkasa. Pertunjukan biasanya berlangsung selama 50 hingga 60 menit, dan selama pertunjukan kamu bisa belajar banyak tentang astronomi. 

Disini juga menyediakan sarana prasarana observasi benda-benda langit melalui peneropongan secara langsung, untuk menyaksikan fenomena-fenomena alam lainnya, seperti gerhana bulan, gerhana matahari, dan lain-lain. Lokasi Planetarium ini berada di Jl. Cikini Raya No.73, Jakarta Pusat. Buka setiap hari kecuali hari senin mulai dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Tiket masuk bisa dibeli dengan harga Rp.7.000 untuk anak-anak dan Rp.12.000 untuk dewasa.

Dunia Fantasi (Dufan)

Dunia Fantasi atau yang biasa kita kenal dengan Dufan adalah salah satu tempat wisata populer yang ada di Jakarta. Sangat disayangkan jika kamu melewatkan liburan tanpa mengunjungi tempat wisata ini. 

Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa banyak yang menggemari tempat wisata ini. Karena di dalamnya kamu akan menemukan banyak wahana seru yang cocok untuk dimainkan oleh anak-anak maupun dewasa. 

Wahana yang ada di sini memiliki tema khas dari beberapa wilayah terkenal di dunia, seperti Eropa, Amerika, serta Indonesia. Wahana bermain dari setiap spot yang ada cukup lengkap, seperti kolam renang raksasa dan bermacam-macam fasilitas hiburan yang seru lainnya. 

Atau untuk kamu yang menyukai tantangan, terdapat juga beberapa wahana yang menantang nyali dan memacu adrenalin, seperti Thriller Ride, Halilintar, Tornado dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan kamu bisa menikmati setiap wahana yang ada dengan nyaman karena telah dilengkapi dengan keamanan yang baik. 

Untuk keselamatan, pastikan juga kamu telah memenuhi syarat untuk menaiki wahana tersebut. Lokasi wisata Dufan berada di Jl. Lodan Timur No.7, RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Kota Jakarta Utara. Buka setiap hari Senin sampai Minggu mulai dari jam 10.00–17.00 WIB. Dengan harga tiket masuk yaitu Rp.295.000 per orang.

Pasar Seni

Bagi kamu yang menyukai seni dan kerajinan, wajib datang ke pasar seni ini. Pasar yang lokasinya masih berada di kawasan wisata Ancol ini adalah merupakan pusat kerajinan dan kesenian. 

Tempat dimana para seniman berbakat menyalurkan kerajinan serta karya seni yang mereka miliki. Terdapat fasilitas lebih dari 210 studio seniman dan puluhan ruang usaha kreatif yang ada di dalam Pasar Seni. Aneka barang hasil seni dari tradisional hingga kontemporer, kerajinan dan juga souvenir banyak dijual di kios-kios. 

Beragam koleksi kain tenun dan batik yang juga tak kalah menarik serta bermacam aksesoris yang terbuat dari berbagai bahan. Sedangkan untuk koleksi yang ada di dalam sangat beragam, seperti lukisan, pahat atau patung, karikatur, hingga musik juga sering ditampilkan disini. 

Selain terdapat galeri seni, ada juga panggung pertunjukan yang melibatkan para seniman, pengrajin dan pelaku industri. Keunikan lainnya juga ada pelatihan atau kursus yang diberikan oleh Pasar Seni Ancol. 

Mulai dari kursus seni musik, multimedia dan web design, hingga kursus melukis dan membuat kerajinan keramik bagi anak-anak. Berwisata di Pasar Seni kamu akan mendapat banyak sekali inspirasi dan pengalaman yang menyenangkan. 

Pasar Seni ini beralamat di Jl. Lodan Timur No.7, RW.10, Pademangan, Jakarta Utara. Pasar Seni buka setiap hari mulai dari jam 10.00-20.00 WIB. Dengan tanpa biaya tiket masuk atau gratis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here